Apa itu multi level marketing

Pengertian multi level marketing
Menurut pakar pemasaran, MLM merupakan metode untuk melakukan
penjualan suatu produk kepada pelanggan (costumer) secara langsung (direct)
melalui koneksi yang telah dikembangkan sebelumnya oleh para
penyalur/distributor professional yang memperkenalkan para penyalur/distributor
selanjutnya; tingkat pendapatan yang didapat oleh penyalur/distributor berasal
dari keuntugnan/laba skala kecil dan besar serta ditambah pembayaran
berdasarkan keseluruhan penjualan dari koneksi yang dibentuk oleh penyalur/distributor
tersebut.
Menurut para ahli lainnya, mereka mengungkapkan bahwa multi
level marketing adalah sistem pemasaran yang menggunakan jaringan kerja dengan
tujuan untuk mendapatkan laba tertentu dan laba yang didapatkan sesuai dengan
pencapaian yang diperoleh.
Tujuan multi level marketing
Tujuan multi level marketing jika dikaji ulang maka sama dengan
tujuan metode pemasaran yaitu mendapatkan sejumlah keuntungan. Adapun cara
untuk mendapatkan sejumlah keuntungan sesuai yang diharapkan, dua cara yang dapat
dilakukan adalah:
1. Meningkatkan pendapatan
Peningkatan pendapatan dari suatu perusahaan dapat diperoleh
dengan cara meningkatkan dua elemen yaitu omset penjualan dan laba untuk setiap
produk.
Kebanyakan perusahaan biasanya lebih memilih meningkatkan
pendapatan dengan cara meningkatkan omset penjualan dibandingkan meningkatkan
laba untuk setiap produk dengan cara menaikkan harga produk tersebut karena
jika perusahaan memilih cara yang kedua ini akan beresiko saingan bisnis akan
memenangkan persaingan.
2. Mengurangi pengeluaran
Perusahaan multi level marketing dalam upaya mengurangi
pengeluaran dapat melakukan dua cara sebagai berikut:
Cara pertama yang dapat dilakukan perusahaan multi level
marketing adalah memindahkan produk lebih dekat ke pelanggan. Pemindahan produk
lebih dekat dengan pelanggan ini diharapkan dapat meningkatkan volume penjualan
serta cara ini tidak mengeluarkan biaya yang sangat besar karena biaya tersebut
dimungkin ditanggung oleh para distributor dan berbeda dengan perusahaan yang
tidak menggunakan cara multi level marketing, jika memilih untuk menggunakan
cara ini maka harus mengeluarkan sejumlah biaya operasional yang besar.
Selanjutnya melakukan rekrutmen karyawan penjualan dengan komisi
sebagai acuannya, inilah cara kedua yang dapat dilakukan perusahaan multi level
marketing pada pelaksanaannya.
Keuntungan multi level marketing
Perusahaan mendapat banyak keuntungan pada pelaksanaan MLM serta
dapat menghemat berbagai jenis biaya seperti:
1. Biaya distribusi (distribution cost)
Multi level marketing pada pelaksanaannya menggunakan jalur
distribusi Downline, dimana jalur distribusi ini tidak memerlukan biaya yang
mahal dan berbeda jika menggunakan jalur distribusi Outline yang membutuhkan
biaya yang mahal.
Multi level marketing pada realisasinya senantiasa memanfaatkan
individual-individual sebagai jalur distribusinya, jadi perusahaan dapat
meminimalisir biaya tanpa harus memikirkan biaya operasional (operating cost)
untuk jalur distribusi dan umumnya biaya operasional tersebut berkisar antara
40% sampai dengan 60% dari harga produk.
2. Biaya pemasaran (marketing cost)
Multi level marketing pada pelaksanaannya tidak mengeluarkan
biaya pemasaran yang besar karena kegiatan pemasaran dilakukan oleh para
distributor dengan menggunakan metode dari mulut ke mulut, jadi apabila
dibandingkan dengan convensional marketing maka tingkat
pengeluaran perusahaan untuk biaya-biaya jelas lebih kecil tentunya.
Target daripada iklan MLM itu sendiri adalah orang-orang yang
mereka kenal seperti keluarga dan kerabat dekat dan perusahaan bisa
meminimalisir cost tersebut karena setiap penyalur/distibutor dimungkinkan
membuat brosurnya sendiri.
3. Biaya pelatihan (training cost)
Multi level marketing pada pelaksanaannya memerlukan biaya
pelatihan namun biaya pelatihan tersebut bisanya merupakan tanggungan setiap
tenaga penjualan bahkan bahan-bahan pelatihan yang dipergunakan untuk
meningkatkan kemampuan para tenaga penjual juga harus mereka dapatkan dengan
biaya mereka sendiri dan ini biasanya juga berlaku ketika mereka harus
mengikuti berbagai event lainnya seperti workshop, seminar dan sebagainya.
Perusahaan mengalihkan biaya untuk melatih tenaga penjualan
kepada tenaga penjualan itu sendiri dan tindakan ini membuat perusahaan
menghemat biaya, bahkan ada pula distributor yang mendapatkan uang dari
pelatihan ini jauh lebih banyak daripada biaya yang didapat dari komisi
penjualan produk.
Keunggulan multi level marketing
Multi level marketing pada pelaksanaannya memiliki banyak
keunggulan pula bagi perusahaan, diantaranya adalah:
1. Keunggulan dari sisi modal
Suatu individu atau perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya
yang besar untuk bisa bergabung di jaringan multi level marketing namun apabila
pihak MLM mengharuskan mengeluarkan sejumlah biaya (cost) yang besar
maka alangkah baik untuk mencari perusahaan lain saja.
2. Keunggulan dari sisi waktu
Keunggulan lainnya multi level marketing adalah waktu yang
fleksibel dikarenakan para distributor bisa melakukan presentasi pada waktu
yang bisa mereka tentukan sendiri, jadi waktu dapat diatur sebaik mungkin untuk
hal tersebut.
3. Keunggulan dari sisi pemasaran
Keunggulan multi level marketing selanjutnya adalah senantiasa
memiliki jaringan pemasaran yang sangat baik dan menguntungkan.
4. Keunggulan dari sisi kelompok
Keunggulan selanjutnya terletak pada sistem kelompok, dimana
para sponsor akan berusaha dengan banyak orang yang siap menolong anggota
jaringan mengatasi kesulitan. Jadi, dengan menggunakan pengalaman dan
pengetahuan dari orang lain, distributor akan bisa terhindar dari membuat
berbagai kesalahaan.
5. Keunggulan dari sisi bisnis
Keunggulan selanjutnya dari sisi bisnis, dimana kesulitannya
adalah bagaimana membangun sebuah jaringan namun setelah jaringan tersebut
berhasil dibangun maka hasilnya akan menghampiri dengan sendirinya berkat
jaringan tersebut.
6. Tempat belajar yang baik
Keunggulan terakhir hamper serupa dengan keunggulan dari sisi
kelompok, dimana distributor dapat belajar dari anggota jaringan lainnya.
Konsep multi level marketing
Konsep penjulan (sales concept) umumnya terfokus akan
kebutuhan dan keperluan konsumen yang berarti perusahaan harus mengatur semua
kegiatan bisnisnya mulai dari kegiatan produksi, penelitian, perencanaan,
hingga kegiatan finansial/keuangan dengan baik sehingga kebutuhan setiap
konsumen bisa diidentifikasi dengan baik baik, jadi perusahaan mampu
menghasilkan keuntungan (gain) semaksimal mungkin tentunya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar